Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Provinsi Sulawesi Utara Raih Dua Penghargaan Bergengsi Pada Program Bawaslu Membelajarkan Bawaslu RI

1

Bawaslu Provinsi Sulawesi Utara kembali menorehkan capaian prestasi dengan meraih dua penghargaan sekaligus pada malam puncak “Bawaslu Membelajarkan” yang digelar oleh Bawaslu Republik Indonesia (RI), Rabu (17/12/2025).

Manado, Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) – Bawaslu Provinsi Sulawesi Utara kembali menorehkan capaian prestasi dengan meraih dua penghargaan sekaligus pada malam puncak “Bawaslu Membelajarkan” yang digelar oleh Bawaslu Republik Indonesia (RI), bertempat di Sintesa Peninsula Hotel Manado, Rabu (17/12/2025).

Dua penghargaan tersebut yakni Pemenang I Kategori Inovasi Pengawasan Terbaik, dengan kriteria penilaian meliputi tingkat inovasi, kelayakan teknis, dan dampak. Selain itu, Bawaslu Sulut juga meraih Pemenang Harapan II Kategori Presenter Terbaik Tim, dengan kriteria struktur penyajian, konten, dan cara presentasi.

Apresiasi yang diberikan Bawaslu RI kepada para pemenang didasarkan pada penilaian tim juri yang berasal dari unsur pegiat pemilu, akademisi, mantan penyelenggara pemilu, serta kelompok profesional.

1

“Apresiasi ini sebenarnya merupakan motivasi kepada jajaran pengawas pemilu. Kita semua adalah pemenang, kita semua adalah pembelajar, sebab pengawas pemilu yang baik adalah mereka yang tidak henti-hentinya belajar,” ujar Anggota Bawaslu RI Herwyn J.H. Malonda dalam sambutannya saat itu.

Ketua Bawaslu Provinsi Sulawesi Utara, Ardiles Mewoh, saat ditemui usai menerima penghargaan mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas capaian tersebut. “Penghargaan ini untuk seluruh jajaran pengawas pemilu yang ada di Sulawesi Utara,” ungkap Ardiles.

Ia juga menegaskan bahwa capaian tersebut akan menjadi motivasi untuk terus menghadirkan inovasi pengawasan yang adaptif dan berdampak langsung bagi penguatan demokrasi di Sulawesi Utara.

Sementara itu, Anggota Bawaslu Sulut, Erwin Sumampouw, menambahkan bahwa keberhasilan ini menunjukkan komitmen Bawaslu Sulut dalam membangun budaya organisasi yang berorientasi pada pembelajaran dan peningkatan kapasitas.

“Melalui program Bawaslu Membelajarkan, kami didorong untuk terus menggali ide, memperkuat kapasitas SDM, dan memastikan pengawasan pemilu berjalan profesional, berintegritas, serta partisipatif,” jelas Erwin.

Menurutnya, inovasi pengawasan yang coba di tawarkan Bawaslu Sulut ke depan, diharapkan mampu menjadi contoh praktik baik (best practice) yang dapat direplikasi oleh Bawaslu di daerah lain.

Acara puncak Bawaslu Membelajarkan turut dihadiri oleh berbagai tokoh nasional dan pemerhati kepemiluan. Anggota Bawaslu RI Periode 2012–2017 Nasrullah, penggiat pemilu Arif Nur Alam, Kepala Puslitbang Diklat Bawaslu RI Roy Maryuna Siagian, Tenaga Ahli Bawaslu RI Dr. Wenly Lolong, MH, Moh. Hanif Alusi, Mohamad Arifin Zaenal, serta Turut hadir pula mantan Ketua Panwaslu Sulut Toar Palilingan dan Tomy Sumakul.